Sabtu, 31 Juli 2021

Persiapan Mendaki Gunung Kaledong

Selepas adzan zuhur berkumandang, saya bergegas mempersiapkan peralatan dan perlengkapan untuk melakukan pendakian ke Gunung Kaledong. Setelah semua selesai kemudian saya mengajak   keponakan yang juga satu  himpunan  yaitu Maliki Rizmal, kebetulan dia sedang ada waktu senggang. 

Berhubung kami akan melakukan pendakian 3 orang atau kelompok,  maka setiba di rumahnya kami mengecek kembali peralatan dan perlengkapan, mengaturnya kembali supaya lebih efisien untuk dibawa. Setelah semua selesai, kami langsung menuju rumah Yudan untuk briefing terakhir.

Sekira Pukul 2 siang kami sampai di rumah Yudan, tak lupa mengecek kembali peralatan dan perlengkapan supaya bila ada peralatan yang kurang bisa dipersiapkan di rumah yudan.  Kami memulai  briefing mengenai manajemen perjalanan, jalur mana yang akan dilalui,  parkir motor, desa terakhir dan lainnya. 

Yudan berkisah bahwa pada pendakian solonya ke Gunung Kaledong, dia diantar oleh temannya sampai kampung terakhir yaitu Kampung Cipari, dan melakukan Pendakian Kurang lebih 2 jam  untuk sampai ke puncak dengan track yang lumayan "netek", dan menemukan dataran yang kemungkinan itu puncaknya. 

Setelah breifing dan mendengarkan ceritanya, kamipun memutuskan untuk melakukan pendakian melalui Kampung Cipari, Desa Mekarbakti.   

Kamipun berangkat dan tak lupa meminta izin serta doa  kepada kedua orang tua Yudan untuk keselamatan dan kelancaran pendakian kami.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar